SAMPANG || Detik24jam.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang harus lebih jeli dan perlu turun lapangan. Tujuannya, untuk melihat kondisi bangunan sekolah yang tidak layak. Misalnya, kondisi SDN Panyerangan 3, Desa Panyerangan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura yang memprihatinkan dan tidak layak ditempati.
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Panyerangan 3 Hoiri menyatakan, bahwa gedung sekolah yang rusak parah kini ditempati oleh siswa kelas VI. Namun gedung tersebut awalnya bukan kelas, melainkan gedung Perpustakaan.
“Ya, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan,” jelasnya, Jumat, 1/12/2023.
Menurut Hoiri, saat ini pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya rasa takut dan khawatir seketika terjadi apa-apa. Sebab, gedung yang kini ditempati kegiatan belajar mengajar (KBM), itu sudah tidak layak dan membahayakan.
“Apalagi menjelang musim hujan, pihak sekolah merasa khawatir karena kondisi gedung sudah banyak keretakan dan plafon sudah banyak yang jatuh,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, bahwa pihaknya terpaksa memakai gedung yang sudah rusak tersebut dikarenakan tidak ada ruangan lain. Sebab selain kondisi gedung sekolah rusak, hambatan lain juga keterbatasan ruang.
Saat ini sekolah tersebut melakukan penyekatan ruang untuk dibuat kelas agar proses KBM berjalan. Dan jika bicara kondisi gedung, hampir keseluruhan gedung sekolah sudah banyak yang rusak dan tidak layak.
“Harapan kami, ya, semoga secepatnya mendapatkan bantuan. Karena kami juga khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Perlu diketahui, saat ini Disdik menggelontorkan anggaran ratusan juta untuk pembangunan kamar mandi, pagar dan paving Sekolah. Sementara masih ada Sekolah yang kekurangan ruangan bahkan kondisinya rusak parah.
Editor : MLDN













