SAMPANG || Detik24jam.id – Klinik Utama Qona’ah, Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Kabupaten/Kota Sampang rawan maling. Pasalnya, handphone dan uang milik keluarga pasien hilang. Menurut informasi, aksi pencurian itu terjadi pada Rabu 15/11/2023 lalu sekitar pukul 04:00 WIB.
“Akibat pencurian itu saya kehilangan uang sekitar Rp 1 juta dan satu unit Hp merk Vivo,” kata keluarga pasien asal Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Ummul, Jumat 24/11/2023.
Ummul menjelaskan, bahwa awal mula terjadinya aksi pencurian itu ketahui saat dia membuka tas yang diletakkan di atas rak di dalam kamar pasien yang berisi uang dan Handphone.
“Namun, saat ke kamar mandi dan mau sholat, ketika ngecek tas, uang dan Hp saya sudah tidak ada,” jelasnya.
Atas peristiwa itu, Ummul bertanya kepada keluarga pasien lain, yang kebetulan satu kamar rawat inap dengan suaminya. Namun mereka menjawab tidak ada yang tahu. Karena waktu kejadian semua kelurga pasien sedang tidur.
Kemudian Ummul langsung melaporkan kepada Security yang tengah berjaga di depan pintu masuk klinik. Namun, petugas itu juga menjawab tidak tahu adanya maling tersebut.
“Soal maling, Satpam jawab tidak tau, dan katanya akan berusaha melakukan pencarian terhadap pelaku, namun hasilnya nihil,” imbuhnya.
Dengan begitu, Ummul melakukan pengecekan rekaman CCTV Klinik yang ada di setiap ruang menuju kamar pasien. Hasilnya terlihat ada pria yang dicurigai sebagai pelaku pencurian.
“Atas peristiwa ini kami sangat menyayangkan, karena maling itu bisa lolos dan melancarkan aksinya, apalagi itu tengah malam,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Klinik Qona’ah Sampang dr Hendri mengatakan, bahwa untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut pihaknya akan membantu lacak dengan CCTV. “Di sana ada CCTV, jadi kami bantu lacak dengan CCTV,” katanya.
Sedangkan terkait lolosnya maling masuk ke Klinik Qona’ah itu bukan tugas Security. Sebab Security hanya menjaga untuk ketertiban pelayanan. “Terkait barang yang hilang itu adalah tanggung jawab pasien,” tandasnya.
Editor : MLDN












