Nekat  Bocah SDN Asal Sampang Nekat Berkendara ke Jakarta Dengan Modal Uang 100 Ribu

oleh
oleh
Nekat  Bocah SDN Asal Sampang Nekat Berkendara ke Jakarta Dengan Modal Uang 100 Ribu, Foto,
banner 468x60

 

SAMPANG || Detik24jam.id – Bermodal nekat dengan bawa sepeda motor hingga bawa uang saku Rp 100.000, Dua bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (Sd) di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, berani berangkat pergi ke Jakarta tanpa rasa takut, Selasa, 21/11/2023

banner 336x280

Dengan modal Rp 100.000 hasil dari meminjam ke tetangga. kedua bocah tersebut berani bawa sepeda motor yang terbilang nekat pergi ke Jakarta.

Namun aksinya terhenti oleh anggota kepolisian wilayah Jawa Tengah tepatnya di Kecamatan Tengaran, Semarang, Jawa Tengah, Sekaligus di amankan dikantor Polsek setempat

Akan tetapi, sebelum sampai ke Kota Tujuan, ke duanya dicegat oleh anggota kepolisian di wilayah Kecamatan Tengaran, Semarang, Jawa Tengah, (Jateng), sekaligus diamankan di Kantor Polsek setempat.

Salah satu bocah ber inisial (D)yang berboncengan dengan temannya (MZ) yang tujuannya ke Jakarta, menurut D bermodal Google Map (GPS) karena tidak tau rutenya

“kami bergantian yang nyetir, tidak memakai helm dan tidak pernah berpapasan dengan polisi, aman aman aja. Saat malam hari menginap di sebuah Gardu, lokasinya di pinggir jalan raya Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ” ujar D

Atas kondisi tersebut, pihak keluarga bergegas menjemput dan ternyata tujuan ke dua bocah pergi ke Jakarta hanya ingin bertemu dengan teman sebayanya yang sebelumnya sering komunikasi melalui telepon.

Kemudian keesokan harinya, baru melanjutkan perjalanan. Sedangkan saat merasa lapar, mereka hanya membeli mie instan di warung, dengan sisa uang tinggal Rp.100.000 saat diamankan polisi

“Uang yang Rp 100.000 itu juga kami buat untuk beli bensin dan saat kami diamankan Polisi pada, 20/11/2023, sisa uang tinggal Rp 100.000,” terang D saat di tanya polisi

Sementara, pihak keluarga bocah (MZ), Jauhari menyampaikan, pertama kali informasi itu didengar dari istrinya yang ditelfon oleh petugas kepolisian.

” Mendengar Informasi dari kepolisian sontak, kaget dan bergegas menjemput ke Jawa Tengah bersama keluarga, “kata Juhari

Jauhari, tak habis pikir Ponakannya nekat pergi ke Jakarta hanya ingin ketemu dengan temannya, dengan kondisi di bawah umur

Terpisah, Kapolsek Pangarengan Ipda Iwan Suhadi membenarkan atas peristiwa tersebut, bahkan pasca dijemput oleh pihak keluarga, ke dua bocah tersebut berada di Mapolsek Pangarengan untuk dilakukan mediasi.

“Kami panggil semua pihak keluarga dari ke dua anak ini, untuk dikasih arahan dan masukan, semoga kedepan tidak ada lagi peristiwa yang sama. Saya harapkan para orangtua menjaga betul-betul anaknya,” pungkasnya

Writer : Jaz
Editor : MLDN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.