Gresik || Detik24jam.id – Perlu di inggat “Defensive Driving” sebelum mengemudi harus sigap dan sesuaikan kondisi kendaraan melalui fisik tubuh, kondisi jalan lalu kondisi kecepatan guna mengantisipasi situasi berbahaya.
Kecelakaan tunggal ini menimpah ke dua pria yang berboncengan saat melintasi di Jalan Raya Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Senin (13/11/2023) Sore sekira pukul 15.51 Wib.
Diantara keduanya, satu meninggal dunia di tempat kejadian setelah kepalanya terbentur tiang listrik yang dikemudikan Zaenal Arifin (24) warga Kecamatan Bagilan, Kabupaten Tuban. Sedangkan temen yang di bonceng mengalami luka ringan.
Menurut keterangan dari saksi Risma, ia menjelaskan sebelum kejadian kecelakaan tersebut, “Waktu saya keluar dari icon mall menuju arah ke giri, setiba di depan polres gresik saya posisi ada di tengah dengan kecepatan 40 Km, ketika saya mau minggir melihat dari spion ternyata dari belakang ada speda motor melaju cukup kencang awalnya dia di sebelah kanan, lalu ia menyalip dari arah sebelah kiri,” papar Risma.

Foto,
Lebih lanjut, Risma menabahkan, “Setelah dia menyalip saya dari sebelah kiri, ia posisi berdekatan dengan trotoar, sedangkan yang dibonceng kakiknya berada di trotoar dan akhirnya ia oleng si mengemudi kepalanya membentur tiang.” kata Risma.
Keduanya berkerja sebagai koperasi di Surabaya, seusai dari rumo keduanya melanjutkan perjalanan ke arah Randuagung, sayangnya pengendara sepeda motor Honda Beat warna merah, Zaenal Arifin tidak bisa menguasai setir sehingga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Keterangan dari temannya yang dibonceng Zaenal Arifin menuturka, “Saya tidak tau, karena posisi saya lagi tidur dan tiba-tiba temen saya oleng hingga terjatuh,” tandasnya.
Dari pihak kepolisian lalu lintas polres Gresik bergerak cepat untuk mengevakuasi di tempat kejadian. Selanjutnya korban dibawa kerumah sakit ibnu sina dengan mengunakan ambulance.
Editor : RED













