Rembang, detik24jam.id| Kerusakan saluran irigasi penunjang produksi pertanian di Desa Gandrirojo Rt 03/04 Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang menjadi sorotan. Proyek senilai Rp 114.879.800,’ yang sudah rusak itu diduga karena terjadi kegagalan konstruksi.
Dari prasasti informasi publik bahwa saluran irigasi dibangun 2022 menggunakan anggaran dana desa ( DD ). Namun kerusakannya terbilang parah. Bahkan, banyak titik di sepanjang saluran hancur. Padahal, proyek tersebut baru berumur satu tahun.
Dugaan awal kerusakan itu karena kegagalan konstruksi. Fondasi dan bahan yang digunakan tidak sesuai takaran spesifikasi dalam rencana anggaran biaya (RAB). Jika bahan yang digunakan untuk pembangunan itu sesuai spesifikasi, dipastikan tidak mudah rusak.
Pimpinan redaksi media Sinarrayanews.com saat ikut cek lokasi memberikan komentar bahwa ia menduga, campuran semen terlalu sedikit. Akibatnya, saluran itu cepat mengalami kerusakan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Gandrirojo ‘Tolib melalui Chat Whatsapp belum memberikan penjelasan apapun terkait dengan kerusakan saluran irigasi tersebut.
/Red














