Jaga Tradisi Religius, Danramil Dukung Gebyar Maulid Nabi di Banua Lawas

by

Tabalong – Danramil 1008-06/Banua Lawas-Pugaan, Kapten Inf Ponidi, menghadiri kegiatan Gebyar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M sekaligus doa bersama untuk cagar budaya religius Makan Batalam, bertempat di Lapangan Sepak Bola 17 Mei, Desa Banua Lawas, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Senin (14/09/2026).

Kegiatan tersebut merupakan agenda yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan sekaligus upaya menjaga keberadaan Makan Batalam sebagai salah satu cagar budaya religius yang berada di wilayah Kecamatan Banua Lawas.

Selain menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan keakraban antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, serta masyarakat.

Kegiatan dihadiri Bupati Tabalong Ir. H. Muhammad Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf, M.M., jajaran Forkopimda, Forkopimcam, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Banua Lawas.

Rangkaian kegiatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan Al Ustadz H. M. Ali Bustomi Al Qoribany, S.Pd.I., yang memberikan tausiah tentang keteladanan Rasulullah SAW serta pentingnya menjaga persatuan, silaturahmi dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Danramil 1008-06/Banua Lawas-Pugaan Kapten Inf Ponidi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan hanya menjadi sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan persatuan masyarakat.

«“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara TNI, pemerintah, tokoh agama dan seluruh masyarakat,” ujar Kapten Inf Ponidi.»

Ia menambahkan, keberadaan Makan Batalam sebagai cagar budaya religius perlu terus dijaga dan dilestarikan bersama. Menurutnya, pelestarian tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga nilai-nilai religius, budaya serta sejarah yang ada di Banua Lawas,” pungkasnya.

Kehadiran TNI melalui Koramil 1008-06/Banua Lawas-Pugaan dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan budaya masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan. (pendim1008tbg).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *