SAMPANG || Detik24jam.id — Kasus pembunuhan menggemparkan warga kawasan Jalan Proyek, Dusun Pesisir, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Seorang nelayan bernama Nurhasan (53), warga Dusun Rosong, Desa Banjar Tabulu, ditemukan tewas dibacok setelah pulang melaut. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku berinisial AN (27), warga Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, beserta barang bukti celurit.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto menjelaskan bahwa korban meninggal dunia dengan sejumlah luka tajam di kepala kiri-kanan, kepala bagian atas, pipi kiri, bahu kiri, hingga pinggul kiri dan kanan akibat serangan senjata tajam.
Kejadian berlangsung Rabu, 9 September 2026 sekitar pukul 23.00 WIB hingga dini hari. Pelaku diduga telah merencanakan aksinya sejak Agustus 2026, mengamati kebiasaan korban melaut, jalur pulang, dan lokasi parkir kendaraan. Dini hari Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB, saat korban pulang membawa hasil tangkapan ikan dan mendekati sepeda motornya, pelaku menyerang dari belakang menggunakan celurit.
Dari penyelidikan sementara, motif diduga balas dendam lama. Korban disebut pernah tersangkut perkara kekerasan terhadap orang tua pelaku yang berujung meninggal dunia, sehingga pelaku menyimpan dendam hingga melakukan pembunuhan. Pelaku berdomisili di Surabaya namun sengaja kembali ke lokasi untuk mengawasi dan melancarkan aksinya.
Sekitar pukul 09.00 WIB, tujuh jam pasca-kejadian, Tim Satreskrim Polres Sampang berhasil mengamankan AN beserta barang bukti: sepeda motor korban, tas berisi HP dan uang tunai, pakaian korban, serta sebilah celurit panjang pisau 33 cm yang digunakan untuk membacok korban.
Pelaku dijerat Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun. Penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap fakta lebih lengkap.
*REDAKSI*

