Main Catur di Pinggir Jalan, Pedagang Emas Bangkalan Kehilangan Perhiasan Rp 1,2 Miliar

by

Bangkalan || Detik24jam.id – Seorang pedagang emas di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menjadi korban perampasan saat berhenti bermain catur di pinggir jalan. Tas berisi perhiasan emas yang dibawanya dibawa kabur pelaku.

 

Korban diketahui bernama Sutrisno, pedagang perhiasan emas di Pasar Kedungdung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp 1,2 miliar.

 

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Patereman, Kecamatan Modung, Bangkalan. Aksi pelaku bahkan terekam Kamera CCTV di sekitar lokasi.

 

Korban Baru Pulang dari Toko Emas:

 

Sutrisno diketahui baru saja menutup toko emasnya di Pasar Kedungdung. Karena tidak memiliki brankas untuk menyimpan seluruh barang dagangan, ia membawa perhiasan emas tersebut pulang menggunakan tas ransel.

 

Perhiasan yang dibawa terdiri dari berbagai jenis, seperti:

* Kalung

* Gelang

* Cincin

Di dalam tas tersebut juga terdapat sejumlah uang dalam mata uang ringgit.

 

Dalan perjalanan pulang, Sutrisno kemudian berhenti di pinggir jalan untuk bermain catur.

 

Saat korban sedang bermain, sebuah sepeda motor mendekat. Pelakun kemudian mengambil tas ransel yang diletakkan di samping korban dan langsung melarikan diri ke arah barat.

 

Korban yang menyadari tasnya dibawa kabur sempat berusaha mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil melaju menggunakan sepeda motor hingga korban kehilangan jejak.

 

Diduga Sudah Diincar Sejak dari Pasar:

 

Kasus tersebut menjadi perhatian karena korban mengaku sempat melihat orang yang diduga sebagai pelaku berada di seberang jalan ketika dirinya masih berada di sekitar toko.

 

Kondisi itu menimbulkan dugaan bahwa korban kemungkinan telah dipantau sejak meninggalkan Pasar Kedungdung.

 

Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui hasil penyelidikan kepolisian. Polisi kini berupaya mengumpulkan rekaman kamera pengawas dari lokasi kejadian maupun jalur yang kemungkinan digunakan pelaku untuk melarikan diri.

 

Polisi Periksa CCTV:

 

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Eriek Triyasworo mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

 

Polisi telah memeriksa tempat kejadian perkara serta meminta keterangan korban dan sejumlah saksi.

 

“Kami juga akan mengecek CCTV di daerah sekitar TKP,” Kata AKP Eriek.

 

Rekaman CCTV diharapkan dapat membantu polisi memperoleh petunjuk mengenai ciri-ciri pelaku, kendaraan yang digunakan, hingga arah pelarian setelah membawa tas korban.

 

Hingga laporan ini ditulis, pelaku masih dalam penyelidikan dan belum disebutkan telah ditangkap.

 

Kerugian Ditaksir Rp 1,2 Miliar:

 

Perhiasan emas yang dibawa kabur diperkirakan bernilai sekitar Rp 1,2 miliar. Jumlah tersebut mencakup berbagai perhiasan yang sebelumnya dibawa korban dari toko.

 

Selain emas, terdapat pula sejumlah uang ringgit di dalam tas yang dirampas pelaku.

 

Polisi masih mendalami keseluruhan kerugian dan mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui apakah aksi tersebut dilakukan secara spontan atau telah direncanakan.

 

Kasus ini menjadi pengingat bagi pedagang yang membawa barang bernilai tinggi agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika membawa seluruh barang dagangan setelah toko tutup.

 

*REDAKSI*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *