Kediri || DETIK24JAM.ID — Satu persoalan kecil di desa bisa berkembang jika tidak ada yang lebih dulu membaca tanda-tandanya. Di titik inilah Bhabinkamtibmas diminta memainkan peran lebih aktif, bukan sekadar hadir saat warga membutuhkan bantuan.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., meminta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Kediri mengenali setiap perkembangan di wilayah binaannya. Mulai dari persoalan sosial, keamanan lingkungan, hingga kebutuhan warga perlu diketahui agar langkah penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
“Bhabinkamtibmas harus tahu apa yang berkembang di desanya. Kalau ada persoalan, jangan menunggu menjadi besar. Hadir, petakan masalahnya, kemudian cari solusi bersama masyarakat dan pemerintah desa,” ujar Kapolres saat memberikan pengarahan kepada perwakilan Bhabinkamtibmas di Aula Wicaksana Laghawa, Rabu (19/8/2026).
Kedekatan dengan warga juga menjadi bagian dari penguatan sinergi tiga pilar. Bhabinkamtibmas diharapkan aktif berkomunikasi dengan pemerintah desa, termasuk mengingatkan pelaksanaan Musda dan membangun kepedulian RT maupun RW terhadap keberadaan warga baru di lingkungannya.
Soal keamanan lingkungan, Satkamling diminta kembali digerakkan. Warga tidak cukup hanya menjadi penerima layanan keamanan, tetapi ikut mengambil peran menjaga lingkungannya. Lomba Satkamling juga didorong sebagai salah satu cara untuk membangkitkan partisipasi tersebut.
Peran Bhabinkamtibmas kemudian diperluas pada potensi ekonomi warga. Mereka diminta mendata UMKM di wilayah masing-masing sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif.
“Banyaknya tugas Bhabinkamtibmas tidak boleh mengurangi tugas pokoknya. Jadilah contoh bagi warga dan pastikan kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat,” kata Beliau.
Pengarahan itu juga dirangkai dengan pemberian reward kepada anggota yang berprestasi. Apresiasi tersebut menjadi penanda bahwa kedekatan dengan masyarakat tidak hanya dituntut sebagai bagian dari tugas, tetapi juga dihargai ketika diwujudkan dalam kinerja yang nyata.
*REDAKSI*

