SAMPANG || Detik24jam.id – Kebakaran lahan melalap area rumpun bambu dan pepohonan jati di Dusun Panggi, Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Minggu (16/8/2026) malam. Lahan yang terbakar diketahui milik warga setempat serta seorang anggota DPRD Kabupaten Sampang.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Luapan api cepat membesar lantaran menerjang tumpukan daun kering dan material bambu di tengah kondisi cuaca kemarau.
Kepolisian Sektor (Polsek) Torjun yang menerima laporan masyarakat langsung bergerak menuju Lokasi Kejadian Perkara (TKP) sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sampang.
Dua unit armada pemadam kebakaran bersama satu unit tangki suplai air dan 10 personel Damkar diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman dilakukan secara intensif dengan bantuan personel Polsek Torjun, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.40 WIB.
Kapolsek Torjun, AKP Iwan Kusdiyanto, S.H., membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP awal dan pengumpulan keterangan saksi, sumber api diduga kuat berasal dari sisa pembakaran sampah yang merambat ke dedaunan kering.
”Dugaan sementara api berasal dari sisa pembakaran sampah dan daun kering yang belum padam sempurna. Karena angin dan kondisi lahan yang kering, api cepat menyebar ke area bambu dan pohon jati,” ujar AKP Iwan Kusdiyanto saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2026).
Lahan yang terdampak kebakaran tersebut diketahui milik Nasafi, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sampang, serta Dowi, seorang petani warga Desa Jeruk Porot.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang berarti dalam peristiwa ini.
”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan. Api berhasil kita lokalisasi dan padamkan sebelum merembet ke pemukiman warga,” tambah AKP Iwan.
Menanggapi kejadian ini, Polsek Torjun mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sampang, khususnya di wilayah Torjun, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
”Kami mengimbau warga agar tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok yang masih menyala, serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain api. Musim kemarau membuat vegetasi kering sangat mudah terbakar,” tegas Kapolsek.
*REDAKSI*

