Kecelakaan Tabrakan Depan di Camplong, Pelajar Pamekasan Meninggal Dunia, Satu Luka-luka 

by

SAMPANG || Detik24jam.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Raya Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Rabu (11/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Insiden tabrakan depan melibatkan sepeda motor dan mobil pikap mengakibatkan satu pelajar perempuan asal Pamekasan meninggal dunia, sementara satu temannya mengalami luka-luka.

 

Kasus ini ditangani jajaran Unit Gakkum Laka Satlantas Polres Sampang. Kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M-4295-CH dan mobil pikap bernomor polisi AG-9077-AH.

 

Pengendara sepeda motor adalah Syawalia Diva Azizah (lahir 7 November 2007), pelajar beralamat di Dusun Gilin, Desa Branta, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Ia membonceng Raisya Faradila (lahir 25 Oktober 2007), warga Dusun Laok Saba, Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan. Sementara pengemudi pikap adalah Ahmad Murtadlo Sabilly (lahir 24 Desember 1997), warga Dusun Kedungbendo, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Mojokerto.

 

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, sepeda motor melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Diduga saat hendak mendahului kendaraan lain, tiba-tiba dari arah berlawanan melaju mobil pikap. Jarak yang terlalu dekat dan tidak ada ruang gerak untuk menghindar membuat kedua kendaraan beradu tepat di bagian depan.

 

Akibat benturan keras, Syawalia Diva Azizah mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke Puskesmas Camplong, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara Raisya Faradila mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di tempat yang sama. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp4 juta.

 

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melaksanakan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap sepenuhnya penyebab kecelakaan.

 

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman, S.H., mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, tidak mengebut, dan memastikan kondisi kendaraan serta fisik prima sebelum berkendara.

 

“Keselamatan adalah milik kita bersama. Kurangi kecepatan, utamakan keselamatan, dan jangan memaksakan mendahului jika kondisi jalan tidak memungkinkan,” tegasnya.

 

*Redaksi*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *