Pesantren Didorong Jadi Pusat Kemandirian Ekonomi, Program Kawasan Sosial Ekonomi Khusus Digelar di Dukun Gresik 

by

Gresik || Detik24jam.id – Upaya mendorong Pesantren agar semakin mandiri dan memiliki kekuatan ekonomi terus mendapat perhatian pemerintah. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pemberdayaan Program Kawasan Sosial Ekonomi Khusus Pesantren yang digelar di Desa Dukun Anyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Sabtu 8/8/2026.

 

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Pesantren tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai bagian dari penggerak Pemberdayaan masyarakat serta pengembangan ekonomi di lingkungan sekitarnya.

 

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan kedatangan rombongan dan para tamu undangan di lokasi acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.

 

Dalam kegiatannya terdapat pemberian santunan kepada penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus komitmen untuk menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Kegiatan selanjutnya, dilaksanakan penandatanganan kerja sama sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam pengembangan kawasan Sosial ekonomi khusus Pesantren. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang pengembangan potensi ekonomi Pesantren secara berkelanjutan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

. Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat

. Kapolres Gresik

. Kasdim 0817/Gresik yang mewakili Dandim 0817/Gresik

. Ketua Baznas RI

. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan

. Bupati Gresik

. Jajaran Kepala Dinas Kabupaten Gresik

. Camat Dukun.

 

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Pesantren dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan sekaligus pengembangan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

 

Kehadiran unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, lembaga sosial dan berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program Pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi pesantren yang produktif, mandiri dan berkelanjutan.

 

Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa TNI, khususnya Kodim 0817/Gresik, siap mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Pemerintah, TNI, Polri, lembaga sosial, dunia usaha dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan program Pemberdayaan yang tepat sasaran.

 

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan kemandirian ekonomi serta membuka peluang usaha baru di lingkungan pesantren,” ujarnya.

 

Kehadiran Kasdim 0817/Gresik dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Kodim 0817/Gresik dalam mendukung program pemerintah di bidang pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Melalui program Kawasan Sosial Ekonomi Khusus pesantren ini, diharapkan pesantren di Kabupaten Gresik semakin berdaya, mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat di sekitarnya. Pesantren kuat, ekonomi umat tumbuh, masyarakat semakin mandiri. (Pen0817).

 

*Redaksi*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *