PAMEKASAN || Detik24jam.id – Menanggapi unggahan yang menyebar luas di media sosial Instagram Karimata FM terkait dugaan perusakan tanaman tembakau milik warga, jajaran Polsek Pademawu segera bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian di Kelurahan Barurambat Timur (Bartim), Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Minggu (26/7/2026).
Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas, IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan adanya tindak lanjut lapangan oleh personel Bhabinkamtibmas guna meluruskan informasi yang beredar serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Begitu menerima informasi yang beredar di media sosial, personel Bhabinkamtibmas Polsek Pademawu langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian serta menyerap informasi dari pemilik lahan dan ketua RT setempat,” ujar IPDA Yoni.
Berdasarkan hasil olah tempat dan klarifikasi di lapangan, tanaman tembakau tersebut milik Bapak Misli (50), warga Kampung Pangtelloh, yang menanam di tanah parcaton Kelurahan Bartim (RT 001/RW 002), tepatnya di depan Kantor Kelurahan Bartim. Korban pertama kali menyadari adanya kerusakan pada Minggu pagi sekira pukul 06.00 WIB saat hendak menyiram tanamannya.
IPDA Yoni menjelaskan, kondisi kerusakan di lapangan tidak bersifat masif. Kerusakan hanya terjadi pada beberapa lembar daun, yakni sekitar tiga lembar daun pucuk serta beberapa daun bagian bawah. Di sekitar lahan juga ditemukan botol bekas minuman keras. Diduga kuat kejadian ini merupakan ulah sekelompok pemuda yang berkumpul di lokasi pada malam hari.
Ketua RT 001/RW 002 Kelurahan Bartim menambahkan, area jalan di depan kelurahan kerap dijadikan tempat nongkrong oleh pemuda dari luar wilayah setempat pada pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Sebelumnya, pihak RT bersama tokoh masyarakat telah mengoleskan oli bekas di sepanjang area tersebut sebagai langkah antisipasi.
Guna mencegah kejadian serupa terulang, Polsek Pademawu melalui Unit Patroli 14.21 telah mengagendakan peningkatan patroli rutin pada jam-jam rawan. Personel juga akan memberikan imbauan kamtibmas secara humanis namun tegas kepada para pemuda yang kedapatan berkumpul agar tidak melakukan tindakan yang meresahkan atau merugikan warga.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan. Masyarakat diajak bekerja sama menjaga ketertiban serta segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat jika menemukan potensi gangguan keamanan.
*Redaksi*

