Jaga Tradisi ‘Per-Peran’ Warga Pesisir Tetap Kondusif, Polres Pamekasan Terjunkan Personel Amankan Jalur

oleh
oleh
banner 468x60

PAMEKASAN || Detik24jam.id – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan masyarakat dalam perayaan tradisi tahunan “Per-Peran”. Tradisi iring-iringan ini digelar oleh masyarakat pesisir Desa Bandaran dan Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, pada Kamis sore (28/5/2026).

 

banner 336x280

Tradisi yang diwarnai dengan konvoi kendaraan roda dua maupun roda empat bak terbuka ini sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Bandaran hingga perbatasan Pamekasan-Sampang. Antusiasme warga kian meriah dengan adanya hiburan musik sound system di depan rumah-rumah warga setempat.

 

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasihumas IPDA Yoni Evan Pratama menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan kamtibmas sejak awal dengan menerjunkan personel gabungan.

 

“Benar, sore tadi masyarakat pesisir di Kecamatan Tlanakan melaksanakan tradisi Per-Peran. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan total dan gesekan di lapangan, personel Polsek Tlanakan dibantu Polres Pamekasan langsung menggelar apel pengamanan dan disebar ke sejumlah titik rawan,” ujar IPDA Yoni Evan Pratama saat memberikan keterangannya.

 

Pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tlanakan, AKP Tamsil Efendi, S.H., M.M., memfokuskan personel pada lima titik krusial, di antaranya :

– Sepanjang Jalan Raya Bandaran.

– Jembatan perbatasan Desa Bandaran (Pamekasan) dan Desa Tanjung (Sampang).

– Simpang tiga Desa Bandaran.

– Simpang tiga pemakaman Desa Kramat.

– Jembatan Desa Kramat.

 

Selain melakukan pengaturan lalu lintas (Pamtur Lalin), petugas di lapangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada warga agar tidak meluapkan kegembiraan hingga ke tengah jalan raya.

 

“Kami tidak melarang jalannya tradisi, namun kami mengimbau dengan sangat agar warga tidak berjoget atau memarkir kendaraan di tengah jalan. Jalur protokol ini merupakan urat nadi yang menghubungkan Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang, sehingga kenyamanan pengguna jalan lain tetap harus diprioritaskan,” tambah Kasihumas.

 

Berkat kesigapan personel di lapangan serta kerja sama yang baik dari masyarakat, menjelang pukul 18.00 WIB arus lalu lintas di sepanjang jalur tersebut kembali normal dan lancar. Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan tradisi Per-Peran di wilayah hukum Polres Pamekasan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.