Diduga Perkosa Anak di Bawa Umur Seorang Kakek Dilaporkan ke Polres Sampang

by
Diduga Perkosa Anak di Bawa Umur Seorang Kakek Dilaporkan ke Polres Sampang

 

SAMPANG || Detik24jam.id – Belakangan ini, masyarakat Sampang dihebohkan oleh kakek-kakek yang diduga melakukan pemerkosaan pada bocah (9 tahun). Pasalnya, Keluarga bocah yang diduga menjadi korban melaporkan Kakek tersebut ke unit PPA Polres Sampang.

Demikian itu, lantaran keluarga korban tidak terima atas tindakan cabul pelaku, yang sudah merusak mental dan masa depan anak.

Menurut kabar yang sampai ke awak media, korban bersama keluarganya melaporkan kejadian peristiwa pemerkosaan itu, tanpa didampingi lembaga bantuan hukum.

Menurut keluarga korban yang enggan disebut namanya, pelaporan tersebut atas petunjuk dari Bidan atau Founder Klinik Pratama Azizah.

Bahkan pada (18/12) kemarin, berbekal barang bukti (BB) video pengakuan korban, keluarga korban melapor terduga pelaku ke Polsek Robatal yang dilanjutkan ke Polres Sampang.

“Sudah melaporkan ke Polsek Robatal, kemudian dilanjutkan ke Polres Sampang,” kata keluarga korban.

Pelaporan itu, kata dia, berdasarkan arahan dari Bidan NA (Inisial), setelah melakukan pemeriksaan kepada korban. Hasilnya, korban mengalami lecet-lecet di bagian sensitif.

“Ibu Bidan NA mengarahkan ke polisi untuk di visum, alhamdulilah sudah di visum,” bebernya.

Terkait pelaporan itu, Kapolsek Robatal Iptu Siswanto tidak menampik atas pelaporan tersebut. Bahkan laporan tersebut diserahkan kepada Polres Sampang, karena polsek tidak memiliki kewenangan melakukan penyelidikan.

“Ya benar sudah melapor ke Polsek, dan laporan itu dibawa ke Polres Sampang,” katanya.

Saat melapor ke Polsek, imbuh Iptu Siswanto, keluarga korban diterima oleh salah satu petugas Bripka Jimmi, korban membawa video pengakuan korban saat ditanya oleh seorang bidan.

“Sesudah memeriksa korban, keluarga melapor ke Polsek lalu dibawa ke Polres Sampang,” paparnya.

Editor : MLDN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *