Pulang Pisau – Menjelang peringatan Haul ke-21 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul, arus jamaah menuju Martapura meningkat signifikan, khususnya di titik penyeberangan air. Pelabuhan Feri Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, menjadi salah satu lokasi tersibuk, dengan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat memadati dermaga, Sabtu (27/12/2025).
Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga ketertiban, personel Polsek Pandih Batu, Polres Pulang Pisau, diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di dermaga. Kehadiran polisi menjadi kunci agar antrean kendaraan di atas feri tetap tertib, aman, dan lancar.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pandih Batu IPDA Yuan Sanjaya, S.H., menegaskan bahwa pengamanan dan pengaturan di pelabuhan feri ini merupakan prioritas utama. Jalur penyeberangan ini merupakan akses vital bagi jamaah yang datang dari berbagai wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
“Personel kami hadir untuk mengurai kepadatan kendaraan dan memastikan perjalanan jamaah menuju Martapura tidak terganggu oleh antrean di dermaga. Keselamatan jamaah menjadi fokus utama kami,” ujar IPDA Yuan Sanjaya.
Petugas secara sigap mengatur posisi kendaraan di atas feri agar kapasitas angkut maksimal tanpa mengabaikan keselamatan. Selain itu, jamaah juga diimbau tetap waspada, tertib, dan menjaga barang bawaan selama penyeberangan.
Hingga siang hari, arus penyeberangan di Pelabuhan Feri Pangkoh Hulu terpantau ramai namun terkendali. Dengan kesiapsiagaan personel Polsek Pandih Batu, diharapkan seluruh jamaah dapat tiba di Martapura dengan aman, tertib, dan nyaman untuk mengikuti rangkaian Haul Guru Sekumpul ke-21. (Humasrespulpis)

