Sampang || Detik24jam.id — Dalam proses evaluasi pembelajaran membaca di kelas diperlukannya menggunakan tes agar pendidik mampu mengukur kemampuan siswa dalam pembelajaran membaca. Dalam jenis evaluasi pembelajaran membaca di kelas tinggi ada
namanya evaluasi formatif dan sumatif yang di dalam kegiatan evaluasi ini dibutuhkanlah berbagai tes untuk mengukur kemampuan siswa dalam pembelajaran membaca.
Dalam Kesempatan ini, Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, _Hasan Rohmad_ dan rekanan nya _Sri Indah Wulandari_ melakukan evaluasi Pembelajaran Membaca terhadap peserta didik Di SDN Banjar Tabulu 1 yang dikemas dalam program monitoring dan evaluasi dalam upaya peningkatan mutu pelayanan pendidikan.
Dalam sambutannya,Hasan menyampaikan bahwa Evaluasi Pembelajaran Membaca ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan peserta didik dalam membaca dan memahami informasi, menerima,mengklasifikasi, menganalisis, dan menyimpulkan informasi,ketepatan lafal dan intonasi ketika membaca.
“Evaluasi dan pengawasan pembelajaran membaca terhadap peserta didik dikelas ini adalah selain untuk mengetahui seberapa besar kemampuan anak dalam membaca juga untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan terhadap peserta didik” Tuturnya
Selain itu, Sri Indah Wulandari juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa Kemampuan membaca merupakan suatu yang vital dalam suatu masyarakat terpelajar. Anak-anak yang tidak memahami pentingnya belajar membaca tidak akan termotivasi untuk belajar.
“Belajar membaca merupakan usaha yang terus menerus, dan anak-anak yang melihat tingginya nilai (value) membaca adalah kegiatan pribadinya akan lebih giat dalam belajar dibandingkan dengan anak anak yang tidak menemukan
keuntungan dari kegiatan membaca” imbuhnya.
Membaca semakin penting dalam kehidupan masyarakat yang semakin kompleks. Setiap aspek kehidupan melibatkan kegiatan membaca. Disamping itu, kemampuan membaca merupakan kehidupan sehari hari manusia. (MLDN)

