GRESIK || Detik24jam.id – Kecelakaan kembali terjadi diperempatan Petro tepatnya di jalan Raya Gubernur Suryo kelurahan Tlogopojok kota Gresik antara truk Trailer dengan sepeda motor Honda beat, dua pengendara sepeda motor luka-luka serius dikepala dan dilarikan kerumah sakit Petrokimia, Sabtu (02/08/2025) Malam.
Kecelakaan lalu lintas ini terjadi berawal saat truck Trailer Faw dengan nopol F 9656 FH yang dikemudikan oleh Tino Joko Eka Putra berjalan menyebrang dari arah selatan ke utara dengan kecepatan pelan di Jalan Raya Gubernur Suryo Kel. Tlogopojok Kec. Gresik Kab. Gresik.
Saat melintas ditempat kejadian pengemudi truck Trailer Faw yang akan menyebrang tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas dan tidak mengutamakan kendaraan yang berjalan lurus, disaat bersamaan melintas Sepeda Motor Honda Beat No Pol W 2468 DI yang dikendarai oleh Chilmiatut Diana berboncengan dengan Jihan Zahiro yang diduga tidak mengenakan helm yang berjalan dari barat ke timur dengan kecepatan sedang, karena mendadak dan jarak sudah terlalu dekat pengemudi tidak sempat mengurangi kecepatan sehingga terjadi benturan dan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Akibat dari kecelakaan tersebut pengemudi sepeda motor Chilmiatut Diana dan Jihan Zahiroh mengalami luka-luka pada kepala selanjutnya dibawa ke RS Petrokimia Kab.Gresik untuk mendapatkan perawatan.
Kanit Gakum Satlantas Polres Gresik Iptu Andri Aswoko saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kejadian laka tersebut saat ini sudah ditangani oleh unit laka satlantas Polres Gresik.
“Anggota unit laka sudah mendatangi dan melakukan olah TKP dilokasi kecelakaan, mengamankan barang bukti dan melakukan visum terhadap para korban,”jelas Aswoko
“Kami akan melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini dan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” lanjut Kanit Gakum
Disaat yang sama Rama Yusron Harbiansyah Vice President Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan masih berkoordinasi dan mencari informasi dari anggotanya dilapangan.
Munir salah satu masyarakat Pojok yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan bahwa kecelakaan sering kali terjadi dilokasi itu.
Hal ini terjadi karena kurangnya lampu penerangan dan rambut-rambut peringatan disekitar lokasi. Selain itu tidak adanya petugas yang mengatur lalu linyas kendaraan yang menyeberang mengakibatkan banyak kendaraan yang keluar masuk dari pabrik satu ke pabrik dua ditabrak oleh kendaraan yang melintas.
“Lampune kurang padang mas, gak Ono rambu-rambu peringatan trus gak Ono petugas seng ngatur kendaraan seng nyabrang terutama dalu dadi sering terjadi kecelakaan antar kendaraan seng nyabrang karo seng liwat,” kata Munir.
Saat hal ini disampaikan ke Rama sebagai humas dari Petrokimia, Rama mengatakan akan menyampaikan hal tersebut ke unit kerja terkait. (Red)

