Inovasi Pertanian Desa Suci Manyar Gresik, Green House Melon Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

by
Inovasi Pertanian Desa Suci Manyar Gresik, Green House Melon Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

 

Gresik || Detik24jam.id – Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menunjukkan Inovasi dalam pemanfaatan lahan terbatas dengan mengembangkan budidaya Melon melalui sistem Green House.

Langkah ini diambil untuk berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), yang pada akhirnya akan mendukung pembiayaan program dan pembangunan desa yang dicanangkan untuk tahun 2025.

Sekretaris Desa Suci, Mohammad Miftach, menjelaskan bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Suci memanfaatkan tanah aset desa untuk Pertanian Green House yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Perbuatan Green House dan infrastruktur pendukungnya dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun 2025 sebesar Rp 50.000.000.

Di lahan seluas sekitar 8 x 21 meter, ditanam 420 tanaman Melon dari berbagai jenis seperti Kinanti dan Sweet Net, menggunakan sistem Hidroponik.

Miftach menekankan pentingnya sterilisasi air irigasi hingga mencapai tingkat pH yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Selain itu, untuk memastikan kualitas buah Melon yang optimal, setiap tanaman hanya dibiarkan memiliki maksimal dua buah.

Jika ada lebih dari dua buah, sisanya akan dipotong agar buah yang tersisa dapat tumbuh lebih besar dan berkualitas.

Masa tanam Melon dari awal hingga panen membutuhkan waktu tiga bulan.

Dijadwalkan, panen raya akan berlangsung pada 27 hingga 28 Juli 2025.

Pada momen panen ini, Desa Suci berencana mengadakan wisata petik buah, di mana masyarakat dapat langsung memetik, menimbang, dan membayar buah Melon di lokasi.

Dengan harga pasar Melon saat ini sekitar Rp 26.000 per kilogram, program ini diharapkan menarik minat pengunjung.

Desa Suci juga akan menjalin kerja sama dengan supermarket untuk pemasaran buah Melon hasil budidaya ini.

Harapannya, usaha BUMDES melalui Green House Melon ini akan terus berkembang dan signifikan dalam membiayai berbagai pembangunan di Desa Suci.

Selain budidaya Melon, BUMDES Suci juga memanfaatkan aset tanah desa untuk kebun sayuran (terong, cabai, tomat, dll), lapangan sepak bola, kios, dan bumi perkemahan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *