Respons Cepat Kadisdik Sampang, Klarifikasi Dugaan Pungli di Dinas Pendidikan Bukan di Era Saya

by
Respons Cepat Kadisdik Sampang, Klarifikasi Dugaan Pungli di Dinas Pendidikan Bukan di Era Saya

 

Sampang || Detik24jam.id – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok iuran di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang memantik reaksi keras. Kepala Dinas Pendidikan, Mohammad Fadeli, S.Pd, M.Si, langsung mengumpulkan seluruh Koordinator Bidang (Korbid) dari 14 kecamatan, Selasa (17/6/2025), sebagai bentuk langkah cepat membersihkan institusi dari noda masa lalu.

Masalah ini mencuat setelah adanya pemberitaan media mengenai temuan Inspektorat soal dugaan pungli di tubuh Dinas Pendidikan. Fadeli tidak tinggal diam. Meski kasus tersebut terjadi bukan pada masa kepemimpinannya, ia memilih mengambil alih tanggung jawab moral demi menjaga integritas institusi pendidikan di Sampang.

“Saya tegaskan, temuan itu bukan terjadi di era kepemimpinan saya. Tapi saya tidak akan biarkan nama baik pendidikan dikotori. Jika ada yang bermain-main, kami akan tindak!” ucap Fadeli dengan nada tegas.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN di bawah komandonya agar tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenang. Siapa pun yang terbukti melanggar aturan, akan ditindak tegas.

“Saya tidak akan toleransi terhadap pelanggaran, sekecil apa pun itu. Dunia pendidikan harus bersih dan dipercaya publik,” tambahnya.

Untuk memastikan kejelasan informasi, awak media juga mengonfirmasi langsung ke Kepala Inspektorat Kabupaten Sampang, Ari, melalui sambungan telepon. Ia membenarkan bahwa dugaan pungli yang dimaksud terjadi pada tahun 2023, jauh sebelum Fadeli menjabat sebagai Kadisdik.

“Iya, temuan itu di 2023. Kami turun ke lapangan di akhir tahun. Jadi, itu jelas bukan pada masa beliau (Fadeli),” tegas Ari.

Langkah cepat dan terbuka Fadeli menuai apresiasi. Di tengah sorotan publik, sikap ini dinilai sebagai bentuk nyata keberanian untuk membenahi sistem dan menolak kompromi terhadap praktik korup.

β€œTak ada ruang untuk pungli di dunia pendidikan.” (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *