Surabaya || Detik24jam.id – Pertemuan strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Wakil Bupati Sampang, H Ahmad Mahfudz, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Senin (17/03/2025).
Hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya :
1. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
2. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak
3. Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur
4. TPID Kabupaten/Kota se-Jawa Timur
5. Jajaran Bank Indonesia Jawa Timur
6. Instansi terkait lainnya
Agenda ini menjadi bagian dari upaya pengendalian Inflasi di tingkat daerah yang berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi nasional
Wakil Bupati Sampang H Ahmad Mahfudz, menegaskan bahwa Kabupaten Sampang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan Jawa Timur
Menurutnya, koordinasi lintas Daerah harus diperkuat untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama di wilayah Madura
“Kami di Kabupaten Sampang terus berupaya menjaga keseimbangan pasokan pangan melalui optimalisasi distribusi dan intervensi pasar yang tepat sasaran. Dengan sinergi antara Pemerintah Daerah dan TPID, kami optimistis Inflasi tetap terkendali, terutama menjelang HBKN,” ujar Wakil Bupati Sampang H Ahmad Mahfudz
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menekankan bahwa Jawa Timur sebagai Lumbung Pangan Nusantara memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional
Ia menegaskan bahwa pengendalian Inflasi di Jawa Timur menjadi barometer nasional dan harus dikelola dengan strategi 4K yaitu :
1. Ketersediaan Pasokan
2. Keterjangkauan Harga
3. Kelancaran Distribusi
4. Komunikasi Efektif
“Dengan target inflasi 2,5±1%, Pemerintah Daerah harus terus bersinergi dalam mengantisipasi tekanan inflasi akibat faktor musiman maupun tantangan struktural. Langkah-langkah seperti operasi pasar, subsidi harga, dan penguatan kerja sama antar daerah menjadi kunci utama,” jelas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Sementara itu, Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Muhammad Noor Nugroho, menyoroti pentingnya strategi berkelanjutan dalam mengendalikan inflasi
Meskipun Jawa Timur mencatat deflasi kumulatif sebesar -1,13% (ytd) pada Januari-Februari 2025, faktor seperti diskon tarif listrik perlu diantisipasi dampaknya terhadap stabilitas harga di bulan-bulan berikutnya
“Meskipun deflasi tercatat, kita harus tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga setelah kebijakan subsidi berakhir. Oleh karena itu, penguatan koordinasi antara TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota menjadi krusial,” ungkapnya
Dengan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan, HLM TPID Jawa Timur menjadi langkah strategis dalam memastikan stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga
Kabupaten Sampang siap berkontribusi aktif dalam upaya pengendalian inflasi di tingkat regional demi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
(MLDN)

