Satpol PP Angkat Bicara Soal Maraknya PKL di Pasar Baru Gresik

by

 

Gresik || Detik24jam.id — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik Jawa Timur merespons keluhan para pedagang Pasar Baru Gresik terkait sepinya pembeli yang disinyalir akibat maraknya kehadiran Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan pasar

Moh Hidayat, Kabid Operasional Satpol PP Gresik, menyatakan bahwa pihaknya telah rutin melakukan pengawasan dan penertiban di lokasi tersebut

Namun, ia menekankan perlunya kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan persoalan ini

Menurut Moh Hidayat, personel Satpol PP Gresik telah melakukan upaya persuasif dan tindakan tegas terhadap PKL yang beroperasi di sekitar Pasar Baru Gresik

“Kami sudah bertindak tegas. Setiap hari, kami bersiaga mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIB untuk mengawasi dan menertibkan PKL,” ujarnya. Kamis 30/01/2025

Namun, Moh Hidayat mengakui bahwa keterbatasan personel dan luasnya wilayah yang harus diawasi menjadi kendala utama

“Kami tidak bisa terus menerus berada di sana karena banyak lokasi lain yang juga membutuhkan pengawasan,” tambahnya

Moh Hidayat juga menyoroti pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk pedagang pasar, PKL, RT, RW, hingga Perangkat Desa dan Kecamatan

“Yang kurang disini adalah rasa kebersamaan. Semua pihak perlu menumbuhkan kesadaran untuk saling memahami dan bekerja sama. Kami tidak bisa menyelesaikan persoalan ini sendirian,” tegasnya

Maraknya PKL di sekitar Pasar Baru Gresik telah menjadi perhatian serius para pedagang pasar yang merasa dirugikan

Mereka mengeluhkan menurutnya jumlah pembeli yang beralih ke PKL karena harga yang lebih murah dan lokasi yang lebih mudah dijangkau

Meski demikian, upaya Satpol PP Gresik untuk menertibkan PKL diharapkan dapat menciptakan keseimbangan dan keadilan bagi semua pihak

Dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki, Satpol PP Gresik berharap adanya sinergi antara Pemerintah Daerah, Aparat setempat, dan masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi terbaik

“Ini adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Moh Hidayat

(MLDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *