Sebanyak 233 Siswa Sekolah Orang Tua Hebat di Wisuda, Kecamatan Jrengik Sampang Jadi Contoh Penanganan Stunting

by
Sebanyak 233 Siswa Sekolah Orang Tua Hebat di Wisuda, Kecamatan Jrengik Sampang Jadi Contoh Penanganan Stunting

 

Sampang || Detik24jam.id — Sebanyak 270 siswa Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) telah menyelesaikan program pendidikan

Dari jumlah 270, 233 siswa dinyatakan memenuhi syarat untuk lulus dan di Wisuda

Kegiatan pelaksanaan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) ini dilaksanakan melalui 13 pertemuan selama tiga bulan

Peserta berasal dari 14 Desa di Kecamatan Jrengik, namun hanya 13 Desa yang aktif mengikuti program ini, sementara 1 Desa tidak melaksanakan kegiatan serupa

Kabupaten Sampang masih bisa melaksanakan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) pada satu Desa di setiap Kecamatan

Namun, hanya Kecamatan Jrengik yang merupakan Desa terbanyak melaksanakan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH)

Dari total 14 Desa di Kecamatan Jrengik, hanya Desa Buker yang tidak dapat melaksanakan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dikarenakan berstatus Stunting. Kamis 16/01/2025

Camat Jrengik, H. Romse, dalam keterangannya menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang telah mendukung kegiatan ini. Kecamatan Jrengik adalah satu-satunya Kecamatan di Kabupaten Sampang yang melaksanakan kegiatan sekolah di 13 Desa,” tuturnya

“Untuk Kecamatan lain, program ini baru bisa dilaksanakan di satu Desa, dan selanjutnya untuk tahap kedua kita doakan semoga nanti berjalan lancar. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Desa,” ujar Camat Jrengik H. Romse

Titin Hamidah, mewakili Kepala Dinas BKKBN, menyampaikan pentingnya Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dalam mendukung upaya penurunan angka Stunting di Indonesia

Secara nasional tahun 2026, Pemerintah telah menetapkan target penurunan angka Stunting naik 14% pada tahun 2026

“Secara nasional, angka Stunting masih tergolong tinggi. Oleh karena itu, perlu upaya serius dan berkesinambungan untuk menurunkan angka Stunting ini,” ujarnya

Ia menambahkan, bahwa penurunan angka Stunting tidak cukup dilakukan hanya pada saat bayi lahir

Tetapi upaya pencegahan harus dimulai sejak masa remaja, terutama bagi mereka yang akan menikah

Persiapan dari sisi usia dan kesehatan fisik calon ibu harus dipastikan agar benar-benar siap untuk menghadapi kehamilan

“Ketika hamil, ibu juga perlu terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan, menjaga kondisi fisik, serta mendapatkan asupan vitamin dan nutrisi yang memadai.
Bahkan setelah bayi lahir, kesehatan anak harus dipantau secara rutin Melalui Posyandu,” tambahnya

Turut hadir dalam acara wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) ini, yakni Forkopimcam Jrengik, Kapolsek Jrengik, para Pejabat Desa Jrengik, serta Kepala Puskesmas (Kapus) Jrengik

Acara berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama peserta dari setiap Desa

(MLDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *