Pontianak detik24Jam.id ( 3/10/2024 ) Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kalimantan Barat, Karmin Hamade, mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk kembali membuka kasus Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah.
Menurut Karmin, terdapat nama-nama yang disebut dalam persidangan terkait kasus ini, namun hingga kini belum terungkap di media dan tidak ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Kami dari LIRA Kalbar mendorong agar aparat penegak hukum menindaklanjuti fakta-fakta yang muncul di persidangan. Hukum harus ditegakkan dengan adil, tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Ini demi kepastian hukum yang jelas bagi semua pihak, ujar Karmin Hamade.
Kasus BP2TD Mempawah sebelumnya sempat mencuat di tengah masyarakat, namun perkembangannya terhenti meski beberapa fakta penting telah terungkap dalam proses persidangan.
LIRA Kalbar meminta agar semua pihak yang disebut dalam persidangan tersebut diusut dan diproses secara hukum agar tidak terjadi ketimpangan dalam penegakan keadilan.
Dengan adanya desakan ini, LIRA Kalbar berharap APH segera mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan hukum berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan tidak memihak.(*/ Tim Liputan redaksi)

