Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi Soal Dugaan Fitnah, Terlapor Pj Kades Ragung Terancam Dijemput Paksa

by
Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi Soal Dugaan Fitnah, Terlapor Pj Kades Ragung Terancam Dijemput Paksa

 

Sampang || Detik24jam.id – IN, terlapor dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Ketua DPC PPP Sampang terancam dijemput paksa polisi.

Pasalnya, pria yang menjabat sebagai Pj Kades Ragung, Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang itu sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

“Panggilan kedua sudah kita layangkan sebelumnya. Terlapor diminta hadir Senin (12/2/2024). Namun, kembali tidak mendatangi panggilan. Terlapor mengirimkan keterangan secara tertulis bahwa ia sedang sakit, tapi tidak dilengkapi dengan surat keterangan dokter,” terang Kasi Humas Polres Sampang Iptu Dedy Dely Rosidi, Selasa (13/2/2024).

Dengan tak hadirnya kembali IN dalam panggilan kemarin, tercatat sudah dua kali terlapor mangkir dari panggilan.

Penyidik kemudian melakukan upaya lain yaitu dengan membawa tim medis kerumah IN akan tetapi yang bersangkutan tidak ada di rumahnya.

“Proses ini sudah naik ke Sidik, dan akan dilanjutkan ketahap berikutnya termasuk dilakukan penetapan tersangka, lanjut Kasi Humas Polres Sampang Iptu Dedy.

Karena itu, Iptu Dedy menyebut apabila sudah dilakukan penetapan tersangka polisi tak akan ragu untuk melakukan upaya penjemputan paksa kepada terlapor.

“Tidak ada panggilan ketiga. Jadi kalau sudah ditetapkan tersangka dan terlapor tetap tak kooperatif, maka tidak menutup kemungkinan kita lakukan penjemputan paksa nantinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Rabu (7/2/2024) ribuan massa yang mengatasnamakan dari Jaringan Komando Merah Putih menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Sampang.

Para demonstran menuntut Polres Sampang segera menangkap dan memenjarakan Pj Kades Ragung atas pernyataannya yang viral di media sosial karena dianggap fitnah dan mencemarkan nama baik Ketua DPC PPP Sampang.

Editor : MLDN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *