Warga Ketapang Lapor Polisi Gegara Bantu Orang Malah Mau Dibacok Dengan Parang

by
Warga Ketapang Lapor Polisi Gegara Bantu Orang Malah Mau Dibacok Dengan Parang

SAMPANG || Detik24jam.id – Seorang warga Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang inisial MS dilaporkan ke Polres Sampang, Jum’at (09/02/2024) malam, sekira pukul 23:00 WIB.

MS, diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam disertai dengan kekerasan terhadap Mislawan (42) warga Dsn. Gujing, Ds. Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur.

Berawal pada hari Jum’at 09 Februari 2024, sekira pukul 14:00 WIB, Mislawan yang sedang berada di rumahnya, mendengar suara keributan dari luar rumahnya. Ditemui dua orang laki-laki bernama Suryadi dan Muslim, warga Dsn. Pale Laok Ketapang, yang hendak meminta tolong dan perlindungan kepada Mislawan.

” Diduga kedua orang tersebut, sedang dikejar oleh warga, karena dituduh mencuri sepeda motor di wilayah Desa setempat.” Kata Mislawan, saat ditemui awak media di halaman Polres Sampang.

Mendengar hal itu, Mislawan yang juga kebetulan kenal dengan Suryadi dan Muslim, segera berusaha menengahi peristiwa tersebut. Selanjutnya, Mislawan mengarahkan permasalahan ini harus diselesaikan ke rumah Kepala Desa setempat, yakni Kades Ketapang Laok.

Setelah warga dan Kades tidak dapat menemukan bukti yang cukup kuat, hingga akhirnya Suryadi dan Muslim dilepaskan dan disuruh pulang.

” Namun sehabis sholat Magrib, Mislawan dihubungi oleh Kades Ketapang Laok dan langsung menuduh Mislawan telah melindungi kedua orang tersebut, dari kasus pencurian sepeda motor.

” Kemudian, Kades Ketapang Laok meminta kepada Mislawan untuk membawa kembali Suryadi dan Muslim, sekaligus disuruh mengajak kedua orang tua dari Suryadi dan Muslim.” Paparnya.

Sesampainya di rumah Kades, dan warga pun sudah ramai memenuhi rumah Kades tersebut. “Lalu muncul dari arah barat MS, dengan membawa senjata tajam berupa (Parang) yang sudah terlepas dari sabuk pengamannya.

” MS mengacungkan parangnya ke arah Mislawan dan hendak ingin membacokkan ke arah Mislawan, (Epateknah kakeh Wan) akan saya bunuh kamu Wan. “Beruntung perseteruan itu berhasil dilerai oleh warga setempat.

Merasa resah dengan adanya pengancaman dari MS, juga demi keamanan dan kekondusifan di Desa, akhirnya Mislawan melaporkan peristiwa itu ke Polisi.” Jelasnya.

Mislawan yang didampingi oleh saudaranya lapor Polisi, meminta kepada Polres Sampang, untuk segera menindaklanjuti laporannya.” Ditakutkan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, (tidak aman dan tidak kondusif).” Imbuhnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyogo, melalui Kanit Pidum IPDA Sujianto membenarkan adanya pelaporan dugaan peristiwa pengancaman disertai dengan kekerasan tersebut.

” Yang terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.” Singkatnya.

Editor : MLDN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *