KEDIRI KOTA || DETIK24JAM.ID – Polres Kediri Kota mengerahkan 418 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League musim 2026/2027 antara Persik Kediri melawan Madura United di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (9/10/2026). Kesiapan pengamanan dimatangkan melalui apel pasukan dan *Tactical Floor Game* (TFG) guna memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Apel pengamanan digelar mulai pukul 13.00 WIB di halaman SMPN 8 Kota Kediri, Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa No. 77, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Kegiatan dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta dihadiri Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, perwakilan TNI, Brimob, Subdenpom, instansi terkait, dan LOC Chairman Tri Widodo.
Sebanyak 418 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan tersebut, terdiri atas 227 personel Polres Kediri Kota beserta polsek jajaran dan 191 personel BKO dari unsur TNI-Polri serta instansi terkait. Dukungan pengamanan juga melibatkan petugas Dinas Perhubungan, Satpol PP, pemadam kebakaran, tenaga kesehatan, serta tim RS Bhayangkara Kediri.
Dalam arahannya, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan profesionalitas seluruh personel dalam menjalankan tugas pengamanan.
Ia mengingatkan bahwa langkah-langkah preventif harus dilaksanakan secara optimal, terutama pemeriksaan barang bawaan penonton di pintu masuk stadion untuk mencegah masuknya minuman keras, senjata tajam, maupun barang-barang terlarang lainnya.
Seluruh personel juga diminta bertanggung jawab sesuai dengan lokasi penugasan dan mengikuti prosedur pengamanan yang telah ditetapkan. Pengawasan terhadap kehadiran anggota turut menjadi perhatian agar seluruh kekuatan pengamanan berada di titik yang telah ditentukan.
“Selama ini pertandingan Persik Kediri di Stadion Brawijaya berjalan aman dan kondusif. Namun, seluruh personel tidak boleh lengah dan harus tetap fokus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” demikian penekanan dalam arahan Wakapolres.
Wakapolres juga menjelaskan bahwa pengamanan dilaksanakan dengan memperhatikan pembagian zona sesuai ketentuan yang berlaku. Personel TNI-Polri ditempatkan pada zona pengamanan yang telah ditentukan dan memberikan bantuan kepada steward apabila diperlukan sesuai prosedur.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi menegaskan bahwa pembagian personel dilakukan berdasarkan ring pengamanan, mulai dari area stadion hingga jalur lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan.
Pada Ring 1 atau area dalam stadion, pengamanan menjadi tanggung jawab panitia pelaksana melalui steward sesuai standar operasional yang berlaku. Ring 2 difokuskan pada pintu masuk stadion, termasuk pemeriksaan penonton, sedangkan Ring 3 dan Ring 4 mencakup kawasan luar stadion serta simpul-simpul jalan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kepadatan lalu lintas.
Petugas juga diminta mengantisipasi potensi kerawanan di pintu masuk, terutama pencopetan dan desak-desakan saat penonton memasuki stadion. Pengaturan kantong parkir dan arus kendaraan menjadi perhatian agar mobilitas masyarakat di sekitar Stadion Brawijaya tetap lancar.
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan *Tactical Floor Game* (TFG) untuk mematangkan skenario pengamanan, memetakan potensi kerawanan, serta memastikan setiap perwira pengendali memahami tugas dan tanggung jawab personel di lapangan.
Dalam pemaparan tersebut, Kabag Ops juga menegaskan larangan membawa senjata api bagi personel yang bertugas dalam pengamanan pertandingan. Seksi Propam diminta melakukan pengecekan di setiap titik penugasan. Petugas Polwan turut disiapkan untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap penonton perempuan di pintu masuk stadion.
Pengamanan juga melibatkan unsur Brimob, Kodim 0809 Kediri, Brigif 16/Wira Yudha, Yonif 521/Dadaha Yodha, serta sejumlah instansi pendukung. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan petugas dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan selama pertandingan berlangsung.
Melalui apel pengamanan dan TFG tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat. Seluruh personel diharapkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur sehingga pertandingan Persik Kediri kontra Madura United dapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
*REDAKSI*

