GRESIK || Detik24jam.id —
Kasus pembunuhan tragis gegerkan warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik, yang berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Benowo, Surabaya. Seorang wanita nekad menghabisi nyawa tunangannya sendiri, diduga kuat dipicu rasa cemburu membara.
Peristiwa kelam ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan melalui Call Center Hotline 110. Telepon tersebut diketahui berasal langsung dari terduga pelaku (seorang perempuan) yang melaporkan kejadian penganiayaan hingga tewas terhadap korban yang merupakan pasangan tunangannya.
Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, jajaran Polsek Menganti dipimpin langsung Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan verifikasi dan pengamanan TKP.
”Berawal dari telepon 110 yang dilakukan oleh pelaku (perempuan) terhadap korban (pasangan tunangan). Kemudian kami dari Polsek Menganti melakukan pengecekan terkait lokasi penelepon dan benar terjadi kejadian tersebut di Desa Randupadangan, perbatasan dengan Kecamatan Benowo Surabaya,” tegas Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman saat dikonfirmasi, Sabtu (3/10).
Satu orang tersangka perempuan yang merupakan tunangan korban berhasil diamankan petugas tanpa perlawanan di lokasi kejadian.
”Tindak lanjut, kami langsung berkoordinasi dengan Tim Identifikasi (Inafis) dan Satreskrim Polres. Tersangka sudah kami amankan. Untuk motif sementara diduga akibat cemburu,” lanjut AKP Arif Rahman.
Saat ini, kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut telah dilimpahkan dan ditangani penuh oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres guna proses penyidikan serta pendalaman motif lebih lanjut.
*REDAKSI*

