Semangat Pahlawan Tak Pernah Berakhir: Sang Merah Putih Diturunkan Oleh Dandim Sampang 

by

SAMPANG II DETIK24JAM.ID — Detik-detik penuh khidmat mengiringi penurunan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Senin (17/8/2026) sore.

 

Sekitar 250 peserta dari berbagai unsur turut larut dalam prosesi sakral tersebut. Mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, ASN, mahasiswa, pelajar hingga organisasi masyarakat hadir dalam satu barisan, membawa semangat yang sama untuk menjaga nilai-nilai kemerdekaan.

 

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara dimulai pukul 16.00 wib. Dandim 0828 Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., bertindak sebagai inspektur upacara.

 

Dalam amanatnya, Letkol Czi Dika menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat Indonesia hari ini merupakan buah dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan.

 

Menurutnya, penghormatan terhadap Sang Merah Putih bukan sekadar seremoni. Bendera kebangsaan merupakan simbol kedaulatan, kehormatan sekaligus identitas bangsa Indonesia.

 

“ Kemerdekaan Indonesia tidak didapat dengan mudah, jadi hargai bendera Sang Saka Merah Putih sebagai simbol kedaulatan dan kehormatan bangsa kita,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semangat nasionalisme dan patriotisme. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, generasi muda dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam mengisi kemerdekaan.

 

“ Semangat nasionalisme dan patriotisme ini harus terus kita jaga dan pupuk bersama demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tegasnya.

 

Suasana semakin khidmat ketika jarum jam menunjukkan pukul 16.20 wib. Pasukan Paskibraka Kabupaten Sampang mulai menjalankan tugas menurunkan Sang Merah Putih secara perlahan dan penuh penghormatan, diiringi alunan musik Korsik Kabupaten Sampang.

 

Rangkaian prosesi tersebut dipimpin oleh Perwira Upacara Kapten Infanteri Andi Junaedi dan Komandan Upacara Iptu Indarta. Seluruh tahapan berlangsung tertib dengan perhatian penuh dari peserta dan tamu undangan.

 

Sejumlah pejabat daerah turut hadir menyaksikan momen sakral tersebut, di antaranya Wakil Bupati Sampang Achmad Mahfudz, Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, Kapolres Sampang AKBP Anang Hadiyanto, S.I.K., Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Muhammad Iqbal, S.H., M.H., serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD Kabupaten Sampang.

 

Penurunan Sang Merah Putih bukan menjadi akhir dari makna peringatan kemerdekaan. Justru, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan harus dilanjutkan melalui kerja nyata, persatuan dan kepedulian terhadap bangsa.

 

Seluruh rangkaian upacara resmi berakhir sekitar pukul 16.50 wib dalam kondisi aman, tertib dan lancar. Dari Pendopo Trunojoyo, semangat kemerdekaan kembali diteguhkan—Merah Putih boleh diturunkan dari tiang, tetapi semangat perjuangan dan nasionalisme harus tetap berkibar di hati setiap anak bangsa.

 

*REDAKSI*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *