SATU SUDAH DITANGKAP, YANG LAIN MASIH BEBAS — PUBLIK TAGIH KESERIUSAN Polres Pasuruan

oleh
oleh
banner 468x60

 

PASURUAN || Detik24jam.id – Kasus pembacokan dan pengeroyokan terhadap Firman Maulidia belum juga benar-benar tuntas. Memang, satu pelaku sudah diamankan. Tapi masalahnya, yang lain masih bebas berkeliaran. Di sinilah publik mulai bertanya: ini serius ditangani atau setengah jalan?
Pihak Polres Pasuruan sendiri sudah memberikan klarifikasi. Mereka mengakui bahwa masih ada pelaku lain yang belum tertangkap dan saat ini masih dalam proses pengejaran.

banner 336x280

“Satu pelaku sudah kami amankan. Untuk yang lain masih kami buru dan terus kami kembangkan,” ujar pihak kepolisian.
Pernyataan ini memang memberi harapan, tapi di sisi lain juga memunculkan kegelisahan. Karena faktanya, korban sudah terluka, tapi keadilan belum sepenuhnya terasa.
JANGAN BERHENTI DI SATU ORANG
Dari sisi insan pers dan pendamping, pesannya jelas: jangan berhenti di satu pelaku.

Kalau memang ada lebih dari satu orang yang terlibat, ya semuanya harus diproses. Tidak boleh ada cerita satu masuk penjara, sementara yang lain santai di luar.

“Hukum itu jangan pilih-pilih. Siapa pun pelakunya harus ditindak. Mau punya backing atau tidak, semua sama di mata hukum,” tegas perwakilan media.

LSM Trinusa & LSM Gajahmada Nusantara: JANGAN SAMPAI ADA YANG ‘AMAN’
Nada lebih keras datang dari LSM Trinusa bersama LSM Gajahmada Nusantara. Mereka menegaskan tidak akan tinggal diam.

Menurut mereka, fakta di lapangan sudah cukup jelas: ada lebih dari satu pelaku, bahkan ada yang membawa senjata tajam.

“Jangan sampai satu orang dipenjara, yang lain malah bebas. Itu bukan keadilan, itu ketimpangan,” tegas perwakilan LSM.

Mereka juga mengingatkan agar kasus ini tidak berlarut-larut tanpa kepastian. Proses hukum harus jalan sampai tuntas, bukan berhenti di tengah jalan.

BAKAL TERUS DIKAWAL, BUKAN SEKADAR WACANA
Baik LSM maupun media sepakat: kasus ini tidak akan dilepas begitu saja. Mereka siap mengawal sampai benar-benar selesai.

“Kami akan terus pantau. Jangan sampai ada celah. Kalau ada yang coba main-main, pasti akan kami suarakan,” tegasnya.

SEKARANG BUKTIKAN
Bola sekarang ada di tangan Polres Pasuruan.

Publik tidak butuh janji panjang yang dibutuhkan adalah hasil nyata.

Karena pada akhirnya, pertanyaannya sederhana:
apakah semua pelaku akan benar-benar ditangkap, atau kasus ini akan pelan-pelan dilupakan?
Yang jelas, masyarakat sedang melihat. Dan kali ini, mereka tidak akan diam. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.