SAMPANG || Detik24jam.id — Warga Kecamatan Robatal digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pria di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan raya Dusun Berlantong, Desa Pandiyangan, Jumat (03/04/2026) sore.
Korban diketahui bernama Suja’i Prasutio (60), warga Dusun Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk di kursi pengemudi sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Robatal melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang sempat viral di media sosial tersebut dengan langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung menuju tempat kejadian perkara untuk memastikan kondisi korban serta melakukan penanganan awal,” ujar perwakilan Polsek Robatal.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya diketahui berangkat bersama keluarganya untuk berlibur ke salah satu tempat wisata air di Sampang sejak pagi hari. Sekitar pukul 15.00 WIB, saat dalam perjalanan pulang menuju Sokobanah, korban tiba-tiba mengeluh sakit dan merasa tidak enak badan.
Saksi Rawiyah mengungkapkan, korban kemudian meminta kendaraan untuk menepi di pinggir jalan Desa Pandiyangan. Namun tak lama setelah berhenti, kondisi korban memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di dalam mobil.
“Korban sempat mengeluh sakit di perjalanan. Setelah mobil berhenti, kondisinya cepat menurun dan akhirnya meninggal dunia di tempat,” tutur Rawiyah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan dan menghubungi pihak puskesmas. Tak berselang lama, ambulans datang dan membawa korban ke Puskesmas Ketapang untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil analisa awal pihak medis, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Meski demikian, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Berdasarkan keterangan tenaga medis, dugaan sementara korban mengalami serangan jantung. Keluarga juga menyatakan tidak keberatan dan tidak menuntut pihak manapun karena menganggap ini sebagai takdir,” tambah pihak kepolisian.
Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulans untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat melakukan perjalanan jauh. (MLDN)













