GRESIK || Detik24jam.id – Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) hebat kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Menganti, tepatnya di Jalan Raya Boteng, Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Sabtu dini hari (7/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Menanggapi laporan masyarakat terkait insiden maut tersebut, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman menunjukkan dedikasi dan sikap “Sat-Set” (gerak cepat). Tanpa menunggu lama, sesaat setelah menerima informasi, perwira dengan tiga balok di pundak ini langsung menginstruksikan unit lantas untuk terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan evakuasi dan pengamanan jalur.
Respons Cepat Sesuai Instruksi Kapolsek
Atas perintah langsung dari AKP Arif Rahman, Kanit Lantas Polsek Menganti, Ipda Abd Kholiq, SH., segera memimpin personil meluncur ke lokasi kejadian. Langkah taktis ini diambil guna memastikan para korban segera mendapatkan pertolongan medis dan mencegah kemacetan panjang di jalur tersebut.
”Sesuai arahan Bapak Kapolsek (AKP Arif Rahman), kami langsung bergerak cepat menuju TKP untuk mengamankan situasi dan menolong korban yang terluka cukup serius,” ujar Ipda Abd Kholiq saat dikonfirmasi oleh tim Buser Media Investigasi.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil investigasi lapangan dan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Scoopy bernopol S-2472-OCH yang dikendarai oleh Mohammad Mukhtaril Mustofa (17), warga Desa Kudu Banjar, Jombang, berboncengan dengan Mohammad Revan Najwa Daroini (17), melaju dari arah selatan ke utara.
Diduga karena kurang konsentrasi, motor tersebut oleng ke kanan hingga memakan jalur lawan. Naas, dari arah berlawanan muncul Honda Vario bernopol W-2641-FY yang dikendarai Galang Maulana Sofyandi (19), warga Perum Menganti Satelit Indah. Tabrakan “adu banteng” pun tak terhindarkan.
Kondisi Korban
Akibat benturan keras tersebut, ketiga remaja mengalami luka-luka yang cukup memprihatinkan:
• Galang Maulana Sofyandi: Mengalami luka pada mata kiri, lecet tangan, dan pendarahan pada telinga.
• Mohammad Mukhtaril Mustofa: Mengalami luka berat di kepala dengan kondisi kesadaran menurun.
• Mohammad Revan Najwa Daroini: Mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kiri.
Ketiga korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan darurat. Sementara itu, kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Langkah Kepolisian
Kapolsek Menganti melalui Kanit Lantas menegaskan bahwa kasus ini kini dalam penanganan penuh pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat berkendara di jam-jam rawan seperti dini hari.
Kecepatan respons AKP Arif Rahman dalam menangani insiden ini mendapat apresiasi dari warga sekitar, yang menilai kehadiran Polri di tengah masyarakat saat situasi darurat sangatlah vital. (MLDN)
















