MOJOKERTO – 24/2/2026 Tragedi kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Singkalan pada 20 Februari 2026 lalu. Sebuah halte milik Trans Jatim dilaporkan rusak parah setelah ditabrak kendaraan pick up.
Hingga kini, kerusakan tersebut belum mendapat penanganan, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Akibat benturan keras, bagian atap dan tiang penyangga halte mengalami kerusakan serius.
Material bangunan yang roboh masih berada di lokasi, sementara instalasi listrik di sekitar halte dilaporkan masih menyala. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga, terutama pada malam hari.
Salah satu warga Desa Singkalan mengungkapkan bahwa sudah ada korban yang terjatuh di sekitar lokasi akibat kondisi halte yang rusak dan tidak tertata.
“Kami takut ada korban lagi, apalagi kabel listrik masih aktif dan belum ada perbaikan,” ujarnya.
Peristiwa tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
Halte yang sebelumnya digunakan sebagai tempat naik turun penumpang kini tidak bisa difungsikan. Selain mengganggu layanan transportasi, kerusakan yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menimbulkan kecelakaan lanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, warga menyebut belum ada tindak lanjut maupun respons resmi dari pihak pimpinan bus Trans Jatim terkait perbaikan fasilitas umum tersebut.
Masyarakat berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengamanan lokasi, memutus aliran listrik sementara, serta memperbaiki halte demi keselamatan bersama.
Warga Desa Singkalan meminta perhatian serius dari pihak pengelola maupun pemerintah daerah agar fasilitas publik yang menjadi kebutuhan masyarakat tidak dibiarkan dalam kondisi membahayakan. Mereka berharap kejadian ini segera ditindaklanjuti sebelum kembali memakan korban.













