Pelaihari – Kodim 1009/Tanah Laut menggelar upacara bendera tanggal 17an di bulan Februari sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa sekaligus sarana pembinaan disiplin dan jiwa nasionalisme prajurit. Upacara bendera tersebut berlangsung Lapangan Dalas Hangit Makodim 109/Tanah Laut, Jl. A. Yani, Kel. Angsau, Kec. Pelaihari, Kab. Tanah Laut, Rabu (18/02/2026).
Mewakili Dandim 1009/Tla Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., Kasdim 1009/TLA Mayor Inf Sarjito bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dijabat Pasi Ter Kapten Inf Jodi Mudasir. Upacara diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Kodim 1009/Tanah Laut.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdim membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc., yang menyampaikan bahwa upacara 17-an bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi atas capaian kinerja sekaligus penguatan disiplin, loyalitas dan tanggung jawab sebagai prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat.
Kasad menegaskan bahwa dua bulan awal tahun 2026 merupakan waktu yang krusial dalam merealisasikan seluruh Program Kerja dan Anggaran, mulai dari tingkat pusat hingga satuan pelaksana di lapangan. Evaluasi pelaksanaan tugas Tahun Anggaran 2025 yang telah dilakukan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas pengabdian pada tahun 2026.
Lebih lanjut disampaikan bahwa citra positif TNI Angkatan Darat di mata masyarakat harus terus dijaga, terlebih dengan adanya kepercayaan pemerintah dalam membantu penanggulangan bencana di berbagai daerah. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh prajurit dan ASN.
Diakhir amanatnya, Kepala Staf Angkatan Darat memberikan penekanan agar senantiasa dalam setiap memulai langkah kebaikan dan merencanakan semua kegiatan disertai dengan doa. Mempererat hubungan antara atasan dan bawahan, menjalin hubungan baik antara Satuan dengan instansi serta masyarakat lingkungan sekitar. Menggemakan terus kebaikan, kedamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan ditengah dinamika sosial kemasyarakatan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral.
“Sikapi perkembangan kondisi sosial secara bijaksana serta yakini bahwa setiap kebaikan akan tetap bernilai kemuliaan dihadapan Tuhan. Tingkatkan kesiapsiagaan Satuan guna menghadapi setiap penugasan dan kemungkinan pengerahan personel untuk membantu penanggulangan bencana diwilayah masing-masing,” pungkasnya.
Kegiatan upacara diakhiri dengan pelaksanaan pengarahan oleh Kasdim serta perwira staf terkait dengan evaluasi kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. (Pendim 1009/Tla)













