Sinergi Jasa Raharja, Danantara dan Satlantas Polres Sampang Gelar Program PPGD Serta Layanan Kesehatan Gratis

oleh
oleh
banner 468x60

 

Sampang || Detik24jam.id — Upaya menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas terus diperkuat melalui kolaborasi strategis antar instansi.

banner 336x280

Danantara Indonesia bersama Jasa Raharja resmi meluncurkan program pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dipusatkan di Kantor Layanan Publik Samsat Polres Sampang. Rabu (4/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai respons proaktif terhadap tingginya risiko insiden di titik-titik rawan kecelakaan wilayah tersebut.

Program PPGD ini dirancang khusus untuk memberikan edukasi mendalam serta membekali petugas lapangan dan masyarakat sekitar dengan keterampilan penanganan medis dasar.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah memastikan adanya tindakan yang tepat saat terjadi insiden di jalan raya sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi.

Hal ini krusial mengingat efektivitas penanganan pada menit-menit pertama sangat menentukan keselamatan nyawa korban.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan, diantaranya:
1. Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman
2. Kanit Regident (KRI) Ipda M. Fahmi Yuliastanto.
Turut hadir pula perwakilan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur serta perwakilan Jasa Raharja yang secara simbolis memulai kolaborasi dengan memamerkan spanduk edukasi di area Samsat.

Selain peluncuran program PPGD, KB Samsat Sampang juga menyelenggarakan kegiatan kontrol keselamatan gratis bagi para wajib pajak dan masyarakat umum.

Layanan ini mencakup pemeriksaan fisik sederhana dan konsultasi kesehatan dasar sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan mereka.

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman melalui KRI Ipda M. Fahmi Yuliastanto menjelaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi pengguna jalan.

Pihaknya menekankan bahwa meskipun kecelakaan adalah hal yang tidak diinginkan, kesiapan mental dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat adalah sebuah kewajiban bersama yang harus terus dipupuk.

Dalam pelaksanaannya, petugas mendemonstrasikan simulasi penanganan korban dengan menggunakan alat peraga kotak P3K yang standar.

Masyarakat diajarkan cara melakukan stabilisasi mandiri terhadap korban luka agar cedera yang dialami tidak semakin parah saat proses evakuasi.

Simulasi ini menarik perhatian banyak warga yang sedang berada di Samsat karena dinilai sangat aplikatif untuk kehidupan sehari-hari.

Pihak penyelenggara berkomitmen bahwa sosialisasi dan pelatihan PPGD ini tidak akan berhenti pada seremoni peluncuran saja.

Rencananya, kegiatan serupa akan digalakkan secara berkala di berbagai titik strategis dan wilayah yang masuk kategori zona merah kecelakaan di Kabupaten Sampang guna menciptakan budaya berkendara yang lebih aman dan responsif terhadap keadaan darurat.

Melalui integrasi Layanan kesehatan gratis dan pelatihan tanggap darurat ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat meningkat secara signifikan.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang solid antara kepolisian, Jasa Raharja, Danantara dan Bapenda mampu memberikan dampak positif yang menyeluruh bagi kesejahteraan dan keamanan masyarakat luas. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.