HUJAN LEBAT BERSAMA ANGIN KENCANG, 7 POHON ROBOH DI JALAN RAYA BANYUATES – MACETAN SELAMA 2,5 JAM

oleh
oleh
Foto: HUJAN LEBAT BERSAMA ANGIN KENCANG, 7 POHON ROBOH DI JALAN RAYA BANYUATES - MACETAN SELAMA 2,5 JAM
banner 468x60

Sampang || Detik24jam.id – Kegiatan warga dan pengguna jalan raya di Kecamatan Banyuates terganggu pada hari ini Selasa (23/12/2025) sore, setelah serangkaian pohon di dua titik jalan raya roboh akibat hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB di Jalan Raya Dusun Batioh, Desa Batioh, dan Jalan Raya Dusun Bringkoning, Desa Tlagah, mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas yang panjang selama kurang lebih 2,5 jam.

Peristiwa dimulai sekitar pukul 17.45 WIB, ketika langit di wilayah Kecamatan Banyuates tiba-tiba mendung gelap dan hujan turun dengan curah yang sangat tinggi. Tidak lama kemudian, angin kencang mulai bertiup dengan kekuatan yang cukup besar, menyertai bunyi petir yang mengguntur. Banyak warga yang langsung kembali ke rumah atau mencari tempat berteduh, menyadari bahwa cuaca yang datang tidak biasa.

banner 336x280

Sekitar 30 menit kemudian, sekitar pukul 18.15 WIB, Bagian Penegakan Hukum Lalu Lintas (KSPK) Polsek Banyuates yang dipimpin Aipda Khoirul Anam menerima laporan dari warga sekitar tentang terjadinya robohnya pohon di dua titik jalan raya. Tanpa menunda waktu, Aipda Khoirul Anam bersama anggota KSPK segera menuju TKP dengan membawa peralatan penting, yaitu sebuah senso (gergaji kayu) untuk memotong kayu yang melintang di badan jalan.

“Saat menerima laporan, kita langsung bergerak karena tahu bahwa robohnya pohon akan mengganggu arus lalu lintas, apalagi saat sore ini banyak yang pulang kerja atau sekolah. Kita bawa senso untuk memudahkan proses pemotongan,” ujar Aipda Khoirul Anam kepada wartawan yang mengikuti penanganan.

Setelah tiba di lokasi, tim KSPK melihat bahwa di Jalan Raya Dusun Batioh terdapat sebanyak 2 pohon besar yang roboh dan melintang penuh di badan jalan, sedangkan di Jalan Raya Dusun Bringkoning jumlah pohon yang roboh lebih banyak, yaitu sekitar 5 pohon. Beberapa pohon bahkan memiliki batang yang cukup tebal, membuat proses pemotongan tidak mudah.

Tidak lama kemudian, anggota Koramil Banyuates juga tiba di tempat untuk membantu penanganan. Bahkan, warga sekitar yang melihat kejadian juga secara sukarela ikut serta membantu memindahkan ranting-ranting kecil dan membantu mengarahkan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah. Kerjasama antara petugas dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan proses evakuasi.

“Kita sangat senang karena warga mau membantu. Mereka membantu memindahkan ranting, mengarahkan kendaraan, dan bahkan beberapa yang membawa peralatan kecil untuk membantu pemotongan. Tanpa dukungan mereka, prosesnya mungkin akan lebih lama,” ujar salah satu anggota Koramil Banyuates.

Selama proses penanganan, arus lalu lintas terhenti dan menyebabkan kemacetan yang panjang, mencapai lebih dari 1 kilometer di kedua arah jalan. Namun, petugas tetap memastikan bahwa situasi tetap terkendali dan tidak ada kerusuhan atau kecelakaan tambahan. Banyak pengguna jalan yang mengakui bahwa mereka memahami situasi dan bersabar menunggu jalan kembali lancar.

Setelah berjuang selama hampir 2 jam, pada pukul 20.10 WIB, seluruh pohon yang melintang di badan jalan berhasil dipotong dan dipinggirkan. Arus lalu lintas segera kembali normal, lancar, dan aman. Petugas kemudian melakukan pengecekan akhir di kedua lokasi untuk memastikan tidak ada lagi pohon yang berpotensi roboh atau ranting yang terlewatkan.

Meskipun kejadian ini menyebabkan kemacetan yang cukup lama, untungnya tidak ada korban jiwa maupun kerusakan materi apapun. Hal ini menjadi kebahagiaan bagi semua pihak yang terlibat dalam penanganan.

“Kita beruntung tidak ada korban. Kejadian ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dan angin kencang yang membuat pohon di pinggir jalan tidak tahan. Pohon-pohon itu kemungkinan juga sudah tua atau akarnya tidak kuat lagi,” jelas Aipda Khoirul Anam menjelaskan penyebab kejadian.

Setelah kejadian, banyak masyarakat dan pengguna jalan raya mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan oleh anggota KSPK, Koramil, dan petugas terkait. Mereka menyatakan bahwa kecepatan penanganan sangat membantu mengurangi dampak kemacetan dan memastikan keamanan semua orang.

“Sangat bagus, petugas datang cepat dan bekerja keras. Kita hanya menunggu sekitar 2,5 jam dan jalan sudah lancar lagi. Terima kasih atas kerja kerasnya,” ujar salah satu pengguna jalan yang terkena dampak kemacetan.

Sampai berita ini ditulis, petugas terkait masih melakukan pemantauan cuaca dan kondisi pohon di pinggir jalan raya di Kecamatan Banyuates, terutama mengingat musim hujan yang masih berlangsung. Mereka juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara saat cuaca buruk dan menghindari area yang berpotensi terkena roboh pohon. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.