Dua Pengedar Sabu Jalur Laut Surabaya – Bawean Diringkus Unit Reskrim Polsek Sangkapura

oleh
oleh
Detik24jam.id/Foto/Dua pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dibekuk Unit Reskrim Polsek Sangkapura usai kedapatan membawa Sabu yang dikirim dari Surabaya melalui jalur laut.
banner 468x60

 

Gresik || Detik24jam.id — Dua pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dibekuk Unit Reskrim Polsek Sangkapura usai kedapatan membawa Sabu yang dikirim dari Surabaya melalui jalur laut.

banner 336x280

Penangkapan dilakukan jajaran Polsek Sangkapura setelah menerima laporan masyarakat terkait maraknya peredaran Sabu di wilayah tersebut.

Kedua pelaku masing-masing berinisial FR (58), warga Desa Daun dan BR (45), warga Desa Sungaiteluk, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Keduanya diamankan di lokasi berbeda.

Kasat Resnarkoba Polres Gresik, AKP Ahmad Yani mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi warga.

Mereka kemudian menyelidiki terkait adanya pengedar Sabu yang menjajakan barang haram tersebut di Pulau Bawean, Gresik.

“Kami menerima laporan adanya peredaran narkotika di Kecamatan Sangkapura. Dari informasi itu, anggota Unit Reskrim Polsek Sangkapura langsung melakukan penyelidikan,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).

FR lebih dulu diamankan di pinggir jalan Sungairujing. Dari tangan pelaku, petugas menemukan dua bungkus plastik klip kecil berisi Sabu yang disimpan di saku baju.

“Dari hasil interogasi, FR mengaku mendapatkan Sabu tersebut dari BR,” kata AKP Ahmad Yani.

Berdasarkan pengakuan itu, petugas kemudian mengamankan BR di area Dermaga Pelabuhan Penyeberangan Bawean saat hendak mengangkut muatan kayu menggunakan truk.

“Dari saku celana BR, kami temukan satu bungkus plastik klip kecil berisi Sabu,” jelasnya.

AKP Ahmad Yani mengungkapkan, Sabu tersebut dibawa dari Surabaya ke Bawean. Mereka biasa menggunakan kapal Penyeberangan.

“Sejauh ini, pelaku menerima barang dari Surabaya dan dibawa masuk ke Bawean melalui jalur laut,” tegasnya.

Saat ini barang bukti masih diuji laboratorium di Polda Jatim. Ini dilakukan untuk mengetahui berat bersih Sabu.

“Penyelidikan masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba di Pulau Bawean, Gresik,” pungkasnya.

Menurut pengakuan FR, dirinya telah dua kali memesan Sabu kepada BR. Ia berdalil menggunakan Sabu karena merasa kecanduan.

“Untuk saya konsumsi, dan ada beberapa teman yang nitip. Kalau tidak pakai, badan rasanya lemas dan tidak kuat kerja,” bebernya.

Sementara itu, BR mengaku sudah lima kali mengambil Sabu dari seseorang di Surabaya. Kalau sedang ke luar Pulau Bawean, dia pasti ke Surabaya.

“Ambil barangnya di sana,” ucapnya. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.