Sampang || Detik24jam.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam upaya meningkatkan budaya baca dan memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) mengadakan Festival Literasi 2025.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi S.IP mengatakan, literasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis.
“Literasi mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi efektif, serta membentuk karakter yang kuat,” kata Bupati di sela-sela festival, di Perpustakaan, Senin (03/11/2025).
Pihaknya melaksanakan Festival Literasi bukan sekadar ajang memamerkan buku atau menulis, melainkan merupakan bagian dari gerakan bersama, untuk menumbuhkan budaya literasi yang lebih luas dan mendalam, terutama di kalangan generasi muda.
Masyarakat khususnya, generasi muda di tengah arus digitalisasi yang begitu masif, tentu saja membutuhkan literasi dalam memilah dan memahami informasi secara bijak, agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks, manipulasi informasi, dan gaya hidup konsumtif yang tidak produktif.
“Meski generasi muda lebih banyak mengakses informasi melalui gawai, tetapi mereka tetap menjaga esensi membaca, sehingga diharapkan Festival Literasi menjadi agenda rutin tahunan, guna mendorong minat baca di kalangan masyarakat, mulai anak-anak hingga dewasa,” terangnya.
Festival literasi ini mengusung tema ”Merawat Tradisi, Menggali Inspirasi Lewat Literasi”, mengandung makna penting bahwa literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga sarana untuk merawat tradisi, menggali kearifan lokal, dan menumbuhkan inspirasi baru bagi kemajuan bangsa.
“Kami mengajak masyarakat melalui literasi, bisa membangun jembatan antara warisan budaya dengan tantangan zaman modern,” tandas Bupati.
Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sampang, Ariwibowo Sulistyo, S.Sos, M.Si, menyatakan, rangkaian kegiatannya meliputi bedah buku, bazar dan lain-lainnya.
Selain itu, masyarakat bisa menikmati bazar buku dengan, yang digelar tiga tahap, yakni 03 hingga 05 November 2025, di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sampang.
“Semoga Festival Literasi 2025 mampu melahirkan generasi cinta ilmu, sekaligus memperkuat citra Kabupaten Sampang sebagai daerah berbudaya dan berperadaban,” pungkasnya. (MLDN)













